Dengan Mas-Kawin Satu Set Gasing Bambu

gasing

Sebenarnya saya tidak terlalu minat pada gasing. Selain waktu kecil kenyang adu gasing, sekarang tidak ada lagi kawan yang bisa diajak main bareng. Adella, anak semata-wayang saya sempat tertarik pada gasing, tapi sejak keranjingan nduliti tablet, gasingnya lenyap tanpa bekas.

Kalaupun sekarang saya tiba-tiba rese membahas gasing, itu karena sore tadi saya melihat ada orang jualan gasing di Ambarrukmo Plaza.

Gasing masuk Amplaz saja sudah aneh, apalagi sebijinya dipatok harga Rp 12.500. Kalau di Jakarta harga segitu termasuk murah, dan di sana masih banyak orang yang kangen ndesonya kuat. Bisa jadi ngeloni gasing merupakan salah satu sarana untuk melampiaskan hasrat kangennya.

Lha ini di Jogja, jalan meleng sedikit saja bisa keblasuk sampai pelosok, masih ditambah lagi harganya yang lumayan tinggi, untuk ukuran wong gedongan sekalipun. Kok ya ada yang nekad jualan di Amplaz.

Penasaran berat, sayapun ngejawantah menjadi patung hidup, memata-matai lapak penjual gasing. Satu menit, lima menit, satu jam …….. Ah, enggak juga, wong di lapak itu sudah ada beberapa orang berkerumun.

Seorang cowok mengambil gasing, lalu bicara pada wanita yang bersama dia sambil menunjukkan gasing ditangannya. Bicaranya serius.

#Semoga saja dia tidak sedang berusaha nggombali cewek dengan modal gasing 12 ribuan. Ya kebangeten lah.

Sesaat kemudian gasing itu sudah munyer di lantai, dengungnya menarik perhatian orang sekitar. Si cewek nampak  kegirangan.

Setelah beberapakali dimainkan, saya pikir gasing itu terus dibeli. Ternyata dikembalikan ke penjaga lapak.

#Barangkali si cowok tahu kalau di pasar Beringharjo dengan dua belas limaratus dia bisa beli gasing seperti itu lima biji.

Selanjutnya si cowok menggamit lengan si cewek, ngajak jalan lagi. Setelah itu, plek! seolah refleks, tangan kirinya nyampir di bahu cewek. Tapi segera melorot kembali setelah si cewek dengan gerak anggun berhasil menghindar.

#Ealaahhhhh, modal pinjam gasing doang bisa-bisanya cari kesempatan.

Kebayang mereka menikah dengan mas kawin satu set gasing bambu.

#Bleeehhhhh!

JAJAH NDESO MILANG KORI / HOME

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s